Guru adalah seorang yang sangat berarti bagi kehidupan kita,karena tanpa seorang guru kita tak tahu apapun,jasa-jasa mereka takkan pernah terbalaskan atau tergantikan. Semua yang kau lakukan tak pernah mengharap balas,walau hidupmu sangat sederhana kau tetap tersenyum mengajarku. Demi masa depan yang kan ku jalani.
Masih teringat jelas saat-saat kau mengajariku,dari awal yang aku tak tahu sampai ku mengerti semua. Itu kau lakukan dengan ketulusan,yang aku tak tahu bagaimana cara membalasnya. Namun yang pasti ku kan selalu mencoba untuk melakukan yang terbaik,yang kan membuatmu bangga mendengarnya.
Sangat berat hati waktu ku tahu kau kan pergi meninggalkan semuanya disini,karena masih sangat banyak bimbingan yang kubutuhkan dan takkan pernah terbatas. Begitu banyak kenangan yang kau tinggalkan,tak terhitung jumlahnya. Begitu besar perhatianmu,hingga ku tak mau kau pergi.
Dalam hati ku sadari,perpisahan antara seorang guru dengan murid-muridnya tak mempunyai arti. Walau lautan yang membentang memisahkan pulau,muka takkan bertatap,namun doa kan selalu menyertai dan menjadi senjata yang paling utama dikala rindu terasa. Perpisahan ini bukan hal yang terburuk,karena kau kan tetap ada disini meski wujudmu jauh disana. Itu dapat dirasakan bagi yang benar-benar menghormati dan menyayangimu selamanya.
Saat-saat kau pergi,harapanku kau takkan mengeluarkan air mata lagi karena itu kan membuatku semakin kehilanganmu. Ternyata tak mampu kau menahan perih yang terasa,ku sangat mengerti itu. Perpisahan terjadi,kau telah pergi dari sini meninggalkan sejuta kenangan. Hanya doa yang dapat ku berikan agar disana kau mendapatkan kebahagiaan dan menemukan anak-anak yang jauh lebih baik dari sini dan membanggakan.
Melekat dalam sanubari kata-kata perpisahan yang kau ucapkan waktu terakhir kau datang kesekolah. Semua tak kuasa menahan rasa untuk kehilanganmu,isak tangis menemani suasana haru saat itu. Kan selalu ku ingat pesanmu dan mencoba menjalankannya beriring dengan waktu yang bergulir. Takkan pernah terlupakan semua kenangan yang telah terukir selama ini,suka maupun duka.
Terima kasih,,,,,,
Hanya kata itu yang ingin kuucapkan untukmu……
Aku takkan pernah melupakan jasa-jasamu….
Melupakan kebaikanmu….
Dan ku berharap kau juga takkan pernah melupakan anak-anakmu disini……
Selamat bertugas…..
Doa kan mengiringi hari-hari yang dijalani…..
Sangat berat hati waktu ku tahu kau kan pergi meninggalkan semuanya disini,karena masih sangat banyak bimbingan yang kubutuhkan dan takkan pernah terbatas. Begitu banyak kenangan yang kau tinggalkan,tak terhitung jumlahnya. Begitu besar perhatianmu,hingga ku tak mau kau pergi.
Dalam hati ku sadari,perpisahan antara seorang guru dengan murid-muridnya tak mempunyai arti. Walau lautan yang membentang memisahkan pulau,muka takkan bertatap,namun doa kan selalu menyertai dan menjadi senjata yang paling utama dikala rindu terasa. Perpisahan ini bukan hal yang terburuk,karena kau kan tetap ada disini meski wujudmu jauh disana. Itu dapat dirasakan bagi yang benar-benar menghormati dan menyayangimu selamanya.
Saat-saat kau pergi,harapanku kau takkan mengeluarkan air mata lagi karena itu kan membuatku semakin kehilanganmu. Ternyata tak mampu kau menahan perih yang terasa,ku sangat mengerti itu. Perpisahan terjadi,kau telah pergi dari sini meninggalkan sejuta kenangan. Hanya doa yang dapat ku berikan agar disana kau mendapatkan kebahagiaan dan menemukan anak-anak yang jauh lebih baik dari sini dan membanggakan.
Melekat dalam sanubari kata-kata perpisahan yang kau ucapkan waktu terakhir kau datang kesekolah. Semua tak kuasa menahan rasa untuk kehilanganmu,isak tangis menemani suasana haru saat itu. Kan selalu ku ingat pesanmu dan mencoba menjalankannya beriring dengan waktu yang bergulir. Takkan pernah terlupakan semua kenangan yang telah terukir selama ini,suka maupun duka.
Terima kasih,,,,,,
Hanya kata itu yang ingin kuucapkan untukmu……
Aku takkan pernah melupakan jasa-jasamu….
Melupakan kebaikanmu….
Dan ku berharap kau juga takkan pernah melupakan anak-anakmu disini……
Selamat bertugas…..
Doa kan mengiringi hari-hari yang dijalani…..
ditulis oleh : Sari Arifah
untuk Guru kami Pak Slamet yang pindah ke Jawa.
Jangan lupakan kami di sini
Filed under: Uncategorized
mungkin dulu gue mengangap pak selamet itu guru yang sok berkuasa dan sok hebat.tapi sekarang gue baru tau bahwa segala yang ia lakukan hanya untuk bisa di hargai dan di angap sebagai orang yang ingin dekat dengan siswanya.gue tau dia mendidik siswa2 agar bisa bersaing dengan para siswa2 di kota yang udah lebih maju dari sekolah kita.pak selamet sory ya gue dulu udah membuat bapak gondok dan marah sama gue yang sering bikin onar di sekolah.gue masih ingat ketika gue di marahin bapak waktu gue dan sahabat gue apdal berkelahi dengan ahmadyani anak rantau langkap pas hari pertama kami masuk SMA dan duduk di kelas 1 b.waktu itu dia bilang kami udah mulai bikin onar dan bikin kerusuhan di sekolah.
gue juga merasa bersalah ma pak selamet karna angkatan kami lulus semua dia harus pindah ke jawa.mungkin selama dia mengajar di sekolah kita tercinta hanya angkatan gue yang paling nakal dan paling bandel dan sering berantem antar kelompok yaitu teluk kuali VS pulau teming.gara gue,juwan,tando colet,ieie marzuk,pit nas,dan lainnya lulus maka dia pindah ke jawa karna janji dia kalau kami lulus semua dia tak akan mengajar lagi di sekolah kita.tapi sekarang gue udah mencoba menjadi lebih baik.sekarang gue kuliah di Universitas raja ali haji(Bakal jadi PTN di Kepulauan Riau) di Fakultas ilmu sosial ilmu politik jurusan ilmu pemerintahan program kerjasama dengan universitas malaya dan Universitas kebangsaan malaysi yang di laksanakan di kampus Selangor malaysia.gue ngak mengira bakal bisa kuliah di malaysia padahal dulu gue pertama kuliah di bandung di UNPAD fakultas hukum Tapi gue pindah ke tanjung pinang(Batam) kepulauan riau.gue dulu banyak bikin masalah di sekolah tapi semua hanya mara lalu.gue harap siswa di sekolah kita tak ada lagi yang bikin onar dan kerusuhan di sekalah kayak angkatan kami dulu ya.